Mapikor.org Jakarta, 07- 07 – 2017 – Terciptanya investasi perusahaan PMA blackspace di Indonesia adalah merupakan hasil kesepakatan antara kedua Kepala Negara yakni Jokowi dan Putin, kesepakatan investasi tersebut meliputi berbagai bidang, mulai dari pembangunan infrastruktur, pertambangan, perikanan dan berbagai bidang lainnya, akan tetapi sangat disayangkan bahwa dalam pelaksanaan kerja sama tersebut banyak ketentuan aturan yang berlaku di Indonesia dilanggar oleh anak perusahaan blackspace.

    Seperti yang terjadi di Kabaena Kendari juga di lokasi projek pembuatan Rel Kereta di Gunung Mas, Kalimantan Tengah berdasarkan hasil Laporan yang diterima LSM Indonesia Investigasi Korupsi (LSM I2K) bahwa Presiden Direktur dan beberapa Direktur perusahan Blackspace menggunakan anak Perusahaannya yakni PT SSU Diduga kuat telah melanggar Peraturan dan Ketentuan yang berlaku, berdasarkan laporan bahwa pelanggaran tersebut antara lain sebagai berikut,:

    1. Blackspace Diduga Kuat telah melanggar Undang Undang Perpajakan.

    2. Blackspace Diduga Kuat Belum Memiliki Kelengkapan Izin Pertambangan, terutama terkait AMDAL.

    3. Blackspace Diduga Kuat Telah Melanggar Undang Undang Tenaga Kerja, Keemigrasian dan Kepabeanan.

    Berdasarkan laporan yang diterima LSM IIK, Pada departemen Procurement perusahaan Blackspace ditemukan Transaksi/Invoice tanpa Pajak, sehingga jika hal dikumpulkan dan diakumulasi Blackspace telah merugikan Negara mencapai Miliaran rupiah, dan Pelanggaran ini merupakan Pidana Murni, dan untuk menghindari Pajak, Gaji karyawan dari negara Rusia dibayar secara Tunai/Cash.
    Terkait Ketenaga Kerjaan asing, menurut laporan yang diterima bahwa tenaga kerja tersebut bekerja tidak sesuai dengan Visa ijin kerja bahkan ada yang hanya bervisa On Arrival dan Pelajar, tapi bekerja di Blackspace, sehingga projek Smelter di Kabaena banyak pekerja asal China yang sering di Sergap oleh beberapa lsm lokal setempat.

    Yang paling tidak bisa diterima sesuai laporan ialah Diskriminasi, adanya perbedaan yang sangat menyolok mulai dari gaji, makanan, tempat tinggal sampai dengan perlakuan antara pekerja asing dengan pekerja Indonesia, seperti lebaran kemarin THR yang diterima pekerja Indonesia tidak sesuai ketentuan yang berlaku sementara ketika natal dan tahun baru THR pekerja Rusia lebih dari cukup sehingga ada diantara mereka bisa pulang mudik ke Rusia.

    LSM IIK dan Media Mapikor, akan menindak lanjuti laporan tersebut dengan melakukan Investigasi ke lokasi untuk meminta keterangan kepada beberapa Nara sumber terkait laporan tersebut, dari hasil dan bukti yang didapat nanti akan dilaporkan kepada pihak Penegak Hukum untuk menindak tegas Presiden Direktur dan para Direktur yang berasal dari negara Rusia yang telah melakukan Pelanggaran Hukum, karena berdasarkan laporan yang diterima sebagai pimpinan perusahaan PMA blackspace, mereka mengerti dan paham regulasi peraturan yang berlaku di Indonesia akan tetapi mereka​ Terindikasi dengan sengaja melanggar Regulasi Aturan tersebut.

     

    Pembuat Berita M. Nasir Umar

    Categories: LIPUTAN KHUSUS

    Leave a Reply


    Featured Video

    DI DUGA KUAT ALEX...

    Posted on Oct - 5 - 2017

    0 Comment

    “PETUGAS PLN MEL TAMONOB...

    Posted on Oct - 5 - 2017

    0 Comment

    DUGAAN KUAT ADANYA BERBAGAI...

    Posted on Jul - 7 - 2017

    0 Comment

    Memperingati Hut Ke 14...

    Posted on May - 2 - 2017

    0 Comment

    Twitter updates

    No public Twitter messages.

    Sponsors

    • Reliable web hosting from WebHostingHub.com.
    • Domain name search and availability check by PCNames.com.
    • Website and logo design contests at DesignContest.com.
    • Reviews of the best cheap web hosting providers at WebHostingRating.com.