IMG-20160616-WA0031

    Photo : Kabid Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindag Kota Pangkalpinang Romli Zakarsih

    MAPIKOR–Masyarakat khususnya para konsumen hendaknya berhati-hati atau teliti sebelum membeli suatu produk makanan ringan (snack), sebab jika keliru atau tidak tidak teliti dalam membeli produk makanan maka akan berdampak buruk bagi masyarakat yang mengkonsumsi produk makanan ringan tersebut.

    IMG-20160616-WA0030

    Photo : makanan yang diduga bermasalah

    Seperti halnya baru-baru ini tim pengawas dari intansi Dinas Perindustrian & Perdagangan (Disperindag) kota Pangkalpinang bekerja sama dengan piha BPOM justru sempat menemukan sejumlah produk makanan ringan (snack) dengan berbagai merek ditemukan justru kondisinya tidak layak dikonsumsi alias sudah kadaluarsa (expired date).

    Temuan itu menurut Kepala Disperindag kota Pangkalpinang, Romli Zakarsih justru ditemukan di sejumlah toko-toko khsusus yang menjual makanan khas daerah diantaranya di Toko Kartini, Halim Kusuma termasuk temuan di Toko My Snack. Bahkan tim pun sempat pula menemukan sejumlah produk makanan lainnya dianggap bermasalah di suatu swalayan di kota Pangkalpinang.

    “Temuan itu di sejumlah toko-toko snack temasuk di suatu swalayan di kota Pangkalpinang ini. Barang temuan itu pada hari itu langsung kita amankan dulu di kantor kita,” ujar Romli Zakarsih didampingi Kabid Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindag kota Pangkalpinang, Eka Subehi ditemui di kantornya, Kamis (16/6/2016).

    Dijelaskanya sejumlah produk makanan ringan temuan tim itu diantaranya makanan ringan jenis keripik, kemplang, kricu termasu terasi jenis bubuk kering dan terasi biasa yang dikemas dalam bungkus pelastik termasuk makanan ringan keripik tahu.

    Sesuai ketentuannya atau peraturan yang ditetapkan para pedagang atau pemilik toko tidak diperbolehkan menjual produk makanan yang sudah kadaluarsa, selain itu dalam kemasan produk makanan pun haruslah mencantumkan daftar komposisi bahan pembuat makanan tersebut termasuk label BPOM.

    Namun sayangnya para pemilik toko atau pengelola toko yang kedapatan menjual produk makanan bermasalah oleh tim justru tidak dikenakan sanksi tegas, sebaliknya hanya diberikan teguran dan pengarahan oleh pihak Disperindag Pangkalpinang, meski Kamis (16/6/2016) sejumlah pemilik toko terlihat mendatangi kantor Disperindag setempat.

    “Untuk itu saya menghimbau agar masyarakat berhati-hati dan teliti sebelum membeli produk makanan itu,” himbaunya. (Rhena)

    Categories: DAERAH BICARA

    Leave a Reply


    Featured Video

    DI DUGA KUAT ALEX...

    Posted on Oct - 5 - 2017

    0 Comment

    “PETUGAS PLN MEL TAMONOB...

    Posted on Oct - 5 - 2017

    0 Comment

    DUGAAN KUAT ADANYA BERBAGAI...

    Posted on Jul - 7 - 2017

    0 Comment

    Memperingati Hut Ke 14...

    Posted on May - 2 - 2017

    0 Comment

    Baleho Rudianto Tjen dirusak,...

    Posted on Jul - 14 - 2016

    0 Comment

    Kepala Desa Limapoccoe Ambil...

    Posted on Jan - 25 - 2017

    0 Comment

    Labrak Beri Deadline Polres...

    Posted on Oct - 29 - 2016

    0 Comment

    2 Pejabat Publik Setuju...

    Posted on Mar - 8 - 2017

    0 Comment

    Mahasiswa STKIP Andi Matappa...

    Posted on Feb - 27 - 2017

    0 Comment

    Twitter updates

    No public Twitter messages.

    Sponsors

    • Reliable web hosting from WebHostingHub.com.
    • Domain name search and availability check by PCNames.com.
    • Website and logo design contests at DesignContest.com.
    • Reviews of the best cheap web hosting providers at WebHostingRating.com.